Perkuat Daya Saing Anggota, APJI Prabumulih Ikuti Rakernas Nasional di Yogyakarta

oleh -13 Dilihat

CORONGINFORMASI YOGYAKARTA, – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Kota Prabumulih turut ambil bagian dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJI Tahun 2026 yang berlangsung di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta, pada 3 hingga 5 Juni 2026.

Kegiatan berskala nasional tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi yang diikuti lebih dari 500 peserta, terdiri dari pengurus dan anggota dari 29 Dewan Pengurus Daerah (DPD) APJI se-Indonesia.

Rakernas 2026 tidak hanya memperkuat peran APJI sebagai mitra strategis pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan industri jasaboga nasional, tetapi juga menjadi momentum peluncuran dan penguatan platform digital APJI Connect sebagai ekosistem bisnis jasaboga nasional.

Ketua DPC APJI Kota Prabumulih, Hj Mariana, melalui Sekretaris DPC APJI Prabumulih, Dina Dwi Putri, S.Pd., mengatakan Rakernas APJI 2026 menjadi wadah penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan daya saing anggota.

“Rakernas APJI 2026 merupakan momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan daya saing anggota,” ujar Dina kepada media ini, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, APJI Prabumulih terus berupaya menjadi organisasi yang adaptif, relevan, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan industri jasaboga, khususnya di Kota Prabumulih.

Ke depan, APJI Prabumulih akan semakin memperkuat eksistensi organisasi sekaligus memperkenalkan potensi industri jasaboga sebagai sektor yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan kualitas gizi masyarakat, serta pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Industri jasaboga saat ini memiliki peran yang sangat strategis, baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun peningkatan kualitas gizi masyarakat. Karena itu, APJI harus hadir memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” katanya.

Selain itu, APJI Prabumulih juga menyatakan kesiapan mendukung berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), melalui peningkatan standar keamanan pangan, higienitas, serta kompetensi para pelaku usaha jasa boga.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukasi, pelatihan, dan sertifikasi di bidang manajemen katering, keamanan pangan, serta higienitas pengolahan makanan.

“Kami berkomitmen mendukung program pemerintah melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan peningkatan standar industri. Apalagi APJI juga telah menjalin kerja sama dengan Badan Gizi Nasional untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah,” jelasnya.

Dina menegaskan, APJI bukan sekadar wadah silaturahmi para pelaku usaha jasaboga, tetapi juga organisasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi anggota dan masyarakat luas.

“APJI bukan hanya organisasi silaturahmi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi para anggota maupun masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Rakernas APJI 2026 dibuka langsung oleh Ketua Umum APJI, Tashya Megananda Yukki, serta dihadiri Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan perwakilan jejaring internasional APJI dari Australia, Belanda, serta Inggris Raya.

Dalam kesempatan tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APJI juga memperkenalkan APJI Connect, sebuah platform digital yang dirancang untuk menghubungkan pelaku usaha jasaboga dengan berbagai pemangku kepentingan dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

APJI Connect hadir sebagai ekosistem bisnis jasaboga nasional yang menghubungkan pengusaha, pemasok, UMKM, perbankan, pemerintah, investor, hingga buyer internasional guna memperkuat kolaborasi dan daya saing industri jasaboga Indonesia di era digital. (dn)

No More Posts Available.

No more pages to load.