INFOMEDIAKOTA MUARA ENIM – Setelah bertahun-tahun hidup dengan keterbatasan fasilitas sanitasi, warga di Kecamatan Panang Enim kini bisa bernapas lega. Pemerintah pada tahun 2024 lalu merealisasikan pembangunan WC umum di empat desa sekaligus: Lubuk Nipis, Suka Raja, Pagar Jati, dan Lambur.
Selama ini, ketiadaan sarana sanitasi layak membuat masyarakat terpaksa beraktivitas seadanya. Tak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, kondisi itu juga mengancam kesehatan lingkungan. Hadirnya WC umum baru yang lebih bersih dan representatif disambut antusias warga.
“Ini bukan sekadar bangunan, tapi jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat. Kami berterima kasih karena pemerintah peduli,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Lambur,
Ketua Lembaga Lipernas PD Kabupaten Muara Enim, Rusmin, bersama Wakil Ketua Maulana, turut meninjau lokasi. Menurut Rusmin, pembangunan WC umum adalah langkah strategis menjaga kebersihan sekaligus mendukung program kesehatan masyarakat.
“Fasilitas ini akan jadi titik awal perubahan. Ke depan, kami akan mendorong program berkelanjutan agar desa tetap bersih,” tegasnya.
Sementara Maulana mengingatkan pentingnya rasa memiliki. “WC umum ini milik kita bersama. Kalau tidak dijaga, manfaatnya bisa hilang. Mari rawat agar tetap bersih dan nyaman,” katanya.
Bagi warga empat desa, keberadaan WC umum bukan hanya soal infrastruktur, melainkan investasi sosial jangka panjang: membangun kebiasaan hidup sehat, menjaga lingkungan, sekaligus mengangkat martabat desa. (Andre)





