Wartawan : Amrul Hasim
CORONG INFORMASI PRABUMULIH — Kepedulian terhadap warga menjadi ciri kepemimpinan Lurah Prabumulih Barat, Amirul. Ia dikenal sebagai sosok pemimpin wilayah yang tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan persoalan warga ditangani secara nyata.
Pendekatan kepemimpinan Amirul SPd tercermin dari kebiasaannya turun langsung ke lapangan bersama jajaran kelurahan tanpa harus menunggu laporan resmi berjenjang. Langkah cepat dan responsif ini dinilai sebagai wujud pelayanan publik yang proaktif sekaligus bukti kehadiran pemerintah di saat masyarakat membutuhkan.
Salah satu aksi nyata tersebut terlihat pada Selasa, 21 Januari 2026. Amirul mendatangi kediaman Budi, warga RT 06 RW 02 Kelurahan Prabumulih Barat, yang mengeluhkan kondisi lingkungan tempat tinggalnya. Rumah warga tersebut berada di dekat septic tank milik warga sekitar yang diduga mengalami kebocoran dan kelebihan kapasitas.
Akibat kondisi tersebut, lokasi sekitaar penampungan Septic tank mengeluarkan bau menyengat dan busuk, sehingga mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga. Persoalan ini pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari tim media.
Mengetahui laporan tersebut, Amirul tidak menunda waktu. Keesokan harinya, ia langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi secara langsung dan memastikan persoalan tersebut segera ditangani oleh pihak terkait.
“Tindakan nyata jauh lebih penting daripada seremonial. Pemerintah tidak boleh hanya hadir lewat kebijakan, tapi juga lewat tindakan langsung di lapangan,” ujar Amirul saat dikonfirmasi tim media.
Menurutnya, pejabat publik pada level apa pun harus menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat. Kehadiran langsung di tengah warga bukan sekadar simbol kepedulian, tetapi bagian dari tanggung jawab moral dan administratif pemerintah.
Langkah Lurah Prabumulih Barat tersebut mendapat apresiasi warga setempat. Masayaralat pun menilai kehadiran lurah swbagai pembantu Walikota yang secara langsung memberikan perhatian sekaligus harapan bahwa persoalan lingkungan dan dapat segera dituntaskan.
“Aksi lurah yang hadir secara langsung menjadi gambaran bagaimana perpanjangan tangan pembantu walikota dalam hal ini pemerintah kota tingkat kelurahan dapat memberikan solusi melalui kebijakan yang berangkat dari empati dan kepedulian, serta membuktikan bahwa pelayanan publik yang efektif dimulai dari kehadiran nyata di tengah masyarakat,” ungkap Redi warga setemapat saat di bincangi media. (AM)





