Infomediakota Gelumbang — Proyek pembangunan siring di wilayah Gelumbang – Tambangan Kelekar, yang dibiayai melalui APBD-P Kabupaten Muara Enim Tahun 2025, menjadi sorotan setelah seorang pengendara motor mengalami kecelakaan pada Senin malam, 8 Desember 2025, sekitar pukul 22.00 WIB.
Menindaklanjuti insiden tersebut, perwakilan kontraktor bernama Aldi mendatangi RSUD Prabumulih pada Rabu (10/12/2025) untuk menjenguk korban. Usai kunjungan itu, pihak kontraktor melakukan mediasi dengan keluarga korban di Desa Tambangan Kelekar.
Mediasi berlangsung di kantor desa sekitar pukul 17.30 WIB dengan dihadiri perangkat desa, Bhabinkamtibmas Polsek Gelumbang, serta Babinsa Gelumbang. Dalam pertemuan tersebut, Aldi menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan komitmen kontraktor untuk bertanggung jawab penuh.
Pihaknya menyatakan siap menanggung seluruh biaya pengobatan korban hingga pulih serta memperbaiki kendaraan yang rusak akibat kecelakaan. Namun, keluarga korban belum dapat memberikan keputusan final mengingat kondisi korban yang masih menjalani perawatan.
Mediasi pun sementara ditunda dan akan dilanjutkan setelah kondisi korban membaik. Kedua belah pihak sepakat menjaga komunikasi sambil menunggu waktu yang tepat untuk melanjutkan pembahasan mengenai kompensasi dan penyelesaian.
Hingga kini belum ada kesepakatan resmi. Media ini akan menayangkan perkembangan selanjutnya setelah menerima keterangan dari pihak terkait.





