Corong informasi Tugumulyo, 15 Desember 2025 — Upaya menjaga denyut kehidupan masyarakat tak selalu terlihat, namun dampaknya terasa langsung. Inilah yang dilakukan PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tugumulyo dengan menuntaskan Crash Program Peningkatan Keandalan pada Penyulang DPS 14, sebuah langkah cepat yang menjawab kebutuhan listrik andal di wilayah-wilayah paling rentan gangguan.
Program intensif yang digelar pada pekan pertama dan ketiga Desember 2025 ini menyasar lima desa berstatus wilayah kritis: Pulau Seram, Gajah Mati, Lebung Sepat, Dewa 9, dan Telung Kemang. Wilayah ini dikenal sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus area dengan tingkat kerawanan gangguan jaringan yang cukup tinggi.
Hasil inspeksi rutin PLN menemukan penurunan kualitas sejumlah komponen jaringan, terutama isolator tumpu—perangkat vital yang berfungsi menahan aliran listrik agar tidak menjalar ke tiang penyangga. Jika diabaikan, komponen ini berpotensi memicu korsleting hingga flashover yang berujung pada padamnya listrik.
Menjawab tantangan tersebut, PLN ULP Tugumulyo mengerahkan 45 personel Tim Pelayanan Teknik untuk melakukan penggantian massal. Sebanyak 300 unit isolator tumpu yang telah menua diganti dengan material baru yang lebih andal. Pekerjaan dilakukan secara terukur dan terencana demi meminimalkan dampak bagi pelanggan.
Langkah preventif ini membuahkan hasil. Dengan tuntasnya penggantian isolator, ketahanan Penyulang DPS 14 kini meningkat signifikan. Jaringan menjadi lebih siap menghadapi cuaca ekstrem dan tekanan beban, sekaligus menekan potensi gangguan yang selama ini kerap dikeluhkan warga.
Manager PLN ULP Tugumulyo, Budi Bowo, menegaskan bahwa Crash Program ini bukan sekadar perbaikan teknis, melainkan bagian dari komitmen pelayanan jangka panjang PLN kepada masyarakat.
> “Ini adalah langkah antisipatif agar gangguan bisa ditekan sejak awal. Listrik yang andal bukan hanya soal penerangan, tetapi penopang aktivitas ekonomi dan kenyamanan hidup masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemeliharaan dan inspeksi jaringan akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga keandalan sistem kelistrikan secara berkelanjutan.
Lebih dari sekadar mengganti material, program ini menjadi simbol kehadiran negara melalui PLN di tengah masyarakat. Saat jaringan listrik bekerja tanpa gangguan, roda ekonomi bergerak lebih stabil, aktivitas sosial berjalan lancar, dan kualitas hidup pun meningkat.
PLN terus menjaga terang—bukan hanya menyalakan lampu, tetapi juga mengawal masa depan negeri.





