Resmikan Bailey Di Kelurahan Muara Dua, Wako H Arlan Apresiasi Dukungan Pemprov Bangun Jembatan Permanen Rp 7 Miliar

oleh -145 Dilihat
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

CORONGINFORMASI PRABUMULIH – Pasca robohnya Jembatan Muara Dua akibat terjangan banjir Sungai Kelekar, Pemerintah Kota Prabumulih bergerak cepat. Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, secara resmi meresmikan penggunaan Jembatan Bailey di Jalan Tenggamus, Kelurahan Muara Dua,
Kecamatan Prabumulih Timur, Jumat (9/1/2026).

Jembatan darurat tersebut kini sudah dapat dilintasi masyarakat dan kembali membuka akses transportasi warga yang sempat terputus akibat bencana banjir.

Peresmian Jembatan Bailey dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H. Elman ST MM, Plt Kepala Dinas PUPR Effandri ST MM, Plt Kalaksa BPBD Sriyono SH, sejumlah kepala OPD, Camat, Lurah, Ketua RT/RW, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Cak Arlan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan atas dukungan nyata melalui bantuan Jembatan Bailey. Ia menegaskan, keberadaan jembatan tersebut sangat krusial untuk memulihkan mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, khususnya Bapak Gubernur. Jembatan Bailey ini sangat membantu masyarakat Muara Dua dan sekitarnya yang sebelumnya terisolasi,” tegas Cak Arlan.

Tak hanya solusi sementara, Cak Arlan mengungkapkan bahwa Pemprov Sumsel telah merencanakan pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut melalui program Bangun Sumsel.

“Insya Allah, jembatan permanen akan dibangun oleh Pemprov Sumsel dengan estimasi anggaran sekitar Rp6 hingga Rp7 miliar,” ungkapnya.

Menurut Cak Arlan, pembangunan jembatan permanen menjadi kebutuhan mendesak mengingat jalur tersebut merupakan akses vital penghubung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Cak Arlan juga mengingatkan masyarakat agar menjaga dan mematuhi aturan penggunaan Jembatan Bailey, mengingat sifatnya yang masih sementara. Ia secara tegas meminta aparatur wilayah untuk melakukan pengawasan ketat.

“Saya minta Camat, Lurah, RT, dan RW ikut mengawasi penggunaan jembatan ini. Jangan sampai kejadian seperti di Aceh terulang akibat kelalaian,” tandasnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota Prabumulih secara resmi meresmikan Jembatan Bailey Muara Dua agar dapat digunakan masyarakat sebagai sarana penghubung aktivitas ekonomi dan sosial.

“Dengan ini saya resmikan penggunaan Jembatan Bailey Muara Dua untuk kepentingan masyarakat, sebagai penghubung aktivitas dan peningkatan kesejahteraan warga,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.