Infomediakota Prabumulih — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Prabumulih terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota dalam upaya menumbuhkan iklim investasi dan pengembangan ekonomi daerah. Ketua Kadin Rudiyansah SE, didampingi Ir. Yogi Astrada ST., M.Si., Hendrie Lie, Selpian ST, Agus Zaili selaku jajaran pengurus Kadin Prabumulih menggelar audiensi jelang Pelantikan kepengurusan Kadin periode 2025 – 2030 dengan Wali Kota Prabumulih H. Arlan, Senin (08/12/2025).
Diterima langsung di ruang kerja Walikota pertemuan berlangsung hangat dan produktif, dengan agenda utama membahas persiapan Pelantikan Pengurus Kadin Kota Prabumulih Periode 2025–2030 yang rencananya digelar dalam waktu dekat di Fave Hotel. Pada kesempatan tersebut, Kadin juga menetapkan Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Ketua DPRD sebagai Penasehat Kepengurusan Kadin yang baru hasil Muskot pada Bulan juni yang lalu.
Selain persiapan pelantikan, Rudi juga membawa amanah strategis terkait penguatan dunia usaha, peluang investasi, pemberdayaan UMKM, serta implementasi hasil Rapimnas Kadin Pusat mengenai peran Kadin dalam mendorong sektor industri dan fasilitasi investasi untuk bergotong royong menciptakan perluasan lapangan kerja baru.selaras. hal ini selaras dengan visi yang dicanangkan Pemrintah Kota Prabumulih.
“Kadin siap menjalin kolaborasi strategis, sesuai aarahan Ketum Pusat Anindiya Bakrie sebagai mitra pemerintah, Kadin memiliki peran dalam mendukung kebijakan pemulihan dan percepatan ekonomi yang mampu membantu pemerintah meningkatkan iklim industri dan usaha di kota ini. Untuk itu kami meminta arahan serta dukungan dari Pemerintah dan DPRD sebagai pemangku kebijakan,,” ungkap Rudiyansah.
Rudiansyah menyampaikan bahwa pada tahun 2026, Kadin Prabumulih akan fokus untuk ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah mencapai minimal 6 persen, sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia.
“Kami sebagai mitra strategis pemerintah di tahun 2026 ini bagaimana mendongkrak pertumbuhan ekonomi, sebagaimana sudah diperintahkan pak presiden itu minimal 6 persen sudah bisa bergerak Karena itu, harapan kita agar Kadin dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara sektor swasta dengan pemerintah daerah. Tak hanya soal pertumbuhan ekonomi melalui investasi dan menargetkan perluasan lapangan pekerjaan sebagai fokus utama.
Menurutnya, penciptaan lapangan kerja baru hanya bisa terwujud apabila sektor industri, khususnya industri kecil dan menengah (IKM), mampu berkembang pesat.
“Target tersebut tidak akan tercapai tanpa sinergi yang kuat antara pemerintah, DPRD, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Sebelumnya, jajaran Kadin Kota Prabumulih telah melakukan silaturahmi dengan Ketua DPRD Prabumulih H. Deni Victoria, SH., M.Si., dan Wakil Wali Kota Franky Nasril SKom., MM dalam rangka memperkuat komunikasi lintas lembaga.
Ketua DPRD Prabumulih menyatakan bahwa DPRD siap membuka ruang kolaborasi dengan Kadin.
“Kadin memiliki peran sentral menjembatani kepentingan dunia usaha. Kami berharap Kadin dapat menghadirkan gagasan baru untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan ekosistem usaha di Prabumulih,” ujar Deni Victoria.
Ia menegaskan pentingnya sinergi demi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini harus menciptakan lapangan kerja dan memperkuat daya saing daerah,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril, juga menyambut baik langkah Kadin.
“Kadin merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi masyarakat. Kami siap berkolaborasi untuk mendorong perekonomian kota Prabumulih ke depan,” ungkapnya.
Sementara Wali Kota Prabumulih Cak Arlan, menyampaikan Pemkot terbuka untuk bersinergi sekaligus mengapresiasi inisiatif Kadin dalam menjalin komunikasi dengan pemerintah dan legislatif untuk kemajuan masyarakat membangun kota Prabumulih tercinta.
“Kami menyambut baik semangat Kadin yang ingin berkontribusi dalam pembangunan ekonomi. Pemerintah kota selalu terbuka untuk bersinergi demi kemajuan masyarakat,” ujarnya, usai memimpin rapat rencana pemberangkatan bantuan logistik bencana ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.





